Ilustrasi ledakan. (ist)
Dodoma - Pabrik gula besar di Tanzania meledak, Kamis
(23/5/2024). Sebelas orang termasuk tiga warga negara asing tewas dalam
kecelakaan itu.
Komandan Polisi Wilayah Morogoro, Alex Mkama mengatakan,
insiden itu terjadi menjelang fajar. Ketika itu, para pekerja teknis di pabrik
Gula Mtibwa milik swasta di timur Tanzania sedang bersiap untuk memulai kembali
produksi setelah istirahat.
Dia tidak
memberikan perincian lebih lanjut. Namun surat kabar Mwananchi di Tanzania
melaporkan bahwa pipa yang mengalirkan uap telah meledak.
Mkama menuturkan,
polisi menemukan 11 mayat pria di lokasi kejadian. Dua orang yang terluka juga
dirawat di rumah sakit di ibu kota Tanzania, Dodoma. Seorang warga Brasil, seorang
Kenya, dan seorang India termasuk di antara korban tewas.
Saat ini, tim
ahli masih menyelidiki penyebab ledakan. Mereka akan memberikan perincian lebih
lanjut jika informasinya telah tersedia.
“Hanya ada
sedikit pegawai di pabrik pada saat kecelakaan terjadi karena mereka sedang
mempersiapkan pabrik untuk produksi… ini sangat disayangkan,” katanya kepada
Reuters.
Mtibwa Sugar
adalah salah satu pabrik gula terpenting di Tanzania. Menurut data dari
pemerintah negara Afrika Timur itu, pabrik tersebut memproduksi rata-rata
70.000 ton gula setiap tahun.
Tanzania
memproduksi lebih dari 460.000 ton gula pada tahun pertanian 2022/2023 di
tengah meningkatnya permintaan untuk keperluan domestik dan industri.
(ais/ais)
