Banjir Lahar dingin di Sumatera Barat (ist)
Jakarta - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan
pencarian orang hilang yang dilaporkan pasca bencana lahar dingin di Sumatera
Barat. Hingga hari ke-13 Tim SAR Gabungan masih mencari sebanyak 10 orang.
"Pencarian di Hari ke 13 tim SAR gabungan terus
berupaya melakukan pencarian terhadap korban banjir lahar dingin dan bandang di
Kab. Tanah Datar, hingga saat ini tersisa 10 orang korban bajir lahar dingin
dan bandang yang dilaporkan hilang," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul
Malik dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024).
Adapun pada hari ini Tim SAR gabungan melakukan penyisitan
di sepanjang aliran sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar. Tim SAR juga melakukan
pemantauan melalui udara dengan drone thermal
"Pencarian di hari ini tim melakukan penyisiran
disepanjang aliran sungai jambu Kabupaten Tanah Datar dan melakukan pemantauan
melalui udara dengan drone thermal," jelasnya.
Hingga Kamis (23/5) hari ini Tim SAR mencatat terdapat 62
orang meninggal dunia akibat bencana itu. Sementara 10 orang lainnya masih
dilakukan pencarian.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk
menambah jumlah sabo dam guna mencegah bencana banjir lahar di Sumatera Barat .
Jokowi menyebutkan saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.
“Untuk urusan lahar dingin, betul ini memang setelah
dihitung oleh Kementerian PUPR dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru
2. Sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak,” ujar Jokowi setelah meninjau
lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten
Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).
(kump/red)
